Hamil 36 Minggu, Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah oleh - klinik24jam.online

Halo sahabat selamat datang di website klinik24jam.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Hamil 36 Minggu, Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah oleh - klinik24jam.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Apa saja yang terjadi pada saat hamil 36 minggu? Bayi semakin turun ke panggul di minggu ini sehingga kemungkinan membuat perut ibu terasa lebih berat. Simak informasi selengkapnya tentang kehamilan 36 minggu mulai dari perkembangan janin, perubahan pada tubuh, dan tips kehamilan.

hamil-36-minggu-doktersehat

Perkembangan Janin saat Hamil 36 Minggu

Pertambahan berat bayi kini adalah sekitar 1 ons per hari. Berat janin 36 minggu kehamilan adalah sekitar 2,7-3 kg, sedangkan panjangnya adalah sekitar 44-49 cm.

Minggu sebelumnya bayi sudah mulai turun ke panggul dan posisi kepala kini kemungkinan sudah di bawah, siap untuk lahir. Bayi juga terus melatih kemampuannya untuk bernapas dan menelan.

Bayi akan banyak menelan lanugo (rambut halus yang menutupi kulitnya) dan vernix (lapisan berlilin yang melindungi kulit). Cairan amniotik atau ketuban yang mengandung lanugo dan vernix ini akan melatih pencernaan bayi dan membentuk feses pertama bayi yang disebut meconium.

Perubahan pada Tubuh

Kenaikan berat tubuh bayi terjadi lebih cepat sehingga tentunya perut ibu juga akan semakin terlihat membesar dan terjadi kenaikan berat badan. Berikut adalah gejala lain yang dirasakan ibu di kehamilan 36 minggu ini:

1. Nyeri Panggul

Tekanan akibat rahim yang semakin memenuhi perut dan tekanan dari kepala bayi yang semakin membenam ke panggul dapat membuat nyeri panggul semakin terasa. Ibu mungkin akan merasakan sakit dan tidak nyaman ketika berjalan.

2. Gangguan Pencernaan

Berbagai gangguan pencernaan seperti heartburn, kembung dan gas, serta sembelit masih dapat terjadi hingga hamil 36 minggu. Hal ini membuat ibu harus lebih memperhatikan asupan makanan seperti menghindari makanan yang menyebabkan heartburn dan gas, serta menjaga asupan serat.

3. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Bayi yang semakin memasuki panggul membuat kandung kemih semakin tertekan.

Hal ini membuat frekuensi buang air kecil meningkat, seperti yang ibu rasakan pada awal kehamilan. Tetap jaga asupan cairan agar tubuh terhidrasi dengan baik.

4. Keputihan dengan Darah

Keputihan dapat meningkat dan menjadi lebih kental di akhir kehamilan ini.

Keputihan disertai bercak darah tidak selalu berbahaya. Ini dapat terjadi setelah hubungan seksual atau pemeriksaan vagina. Semakin mendekati persalinan, serviks memang menjadi lebih sensitif.

5. Perut Gatal

Semakin membesarnya perut, gejala perut gatal dapat semakin terasa. Gunakan pelembap atau krim dengan kandungan cocoa butter atau vitamin E untuk meredakan gejala yang satu ini.

6. Insomnia

Sebagian besar calon ibu mungkin telah akrab dengan gejala insomnia selama kehamilan.

Perasaan pengap, sering buang air kecil, dan nyeri di berbagai bagian tubuh biasanya menjadi penyebab insomnia ini. Pastikan ibu mengetahui posisi ternyaman untuk tidur. Menggunakan banyak bantal yang disimpan di beberapa sisi tubuh dapat membantu.

Pemeriksaan Kehamilan

Semakin mendekati persalinan, ibu mungkin diharuskan untuk melakukan pemeriksaan rutin seminggu sekali. Pada kehamilan 36 minggu ini, ibu akan menjalani pemeriksaan umum dan pemeriksaan lain yang mungkin belum dilakukan di minggu sebelumnya.

1. Pemeriksaan Umum

Pemeriksaan umum adalah pemeriksaan yang pasti dilakukan dalam kunjungan prenatal.

Jika sebelumnya pemeriksaan dilakukan setiap bulan, saat hamil 36 minggu, ibu kemungkinan akan disarankan untuk menjalaninya seminggu sekali. Pemeriksaan umum biasanya meliputi pemeriksaan berat badan, tekanan darah, dan ultrasonografi (USG) untuk memeriksa kondisi bayi.

Jika sebelumnya ibu tidak secara rutin menghitung tendangan bayi, dokter kemungkinan akan menyarankannya di kunjungan minggu 36 ini.

Dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan serviks untuk melihat apakah serviks menipis atau mulai membuka. Namun tidak semua orang biasanya mau menjalani pemeriksaan ini.

2. Pemeriksaan Group B Streptococcus

Group B Streptococcus (GBS) adalah bakteri yang hidup pada tubuh manusia.

Sekitar 25% wanita membawa bakteri ini bahkan tanpa mengetahuinya. Maka dari itu pemeriksaan ini penting dilakukan agar bayi tidak mengalami infeksi meskipun terpapar ketika lahir.

Pemeriksaan GBS biasanya dilakukan antara minggu 34-37. Jadi jika ibu belum melakukannya di minggu sebelumnya, kemungkinan ibu akan menjalani pemeriksaan ini saat hamil 36 minggu. Tes dilakukan dengan cara menyeka vagina atau dubur untuk kemudian sampelnya diuji di laboratorium.

Apabila hasilnya positif, maka ibu akan diberikan antibiotik selama persalinan, sehingga risiko penularan pada janin akan jauh menurun.

Tips Kehamilan

Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan pada usia kehamilan 36 minggu:

1. Perhatikan Gerakan Janin

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, memerhatikan pergerakan janin adalah hal yang wajib dilakukan selama menjelang kelahiran.

Ibu tidak perlu merasa khawatir apabila gerakan bayi berubah menjadi lebih lembut dari sebelumnya. Hal ini terjadi karena bayi memiliki ruang yang lebih sedikit untuk bergerak.

2. Perhatikan Sumbat Lendir

Sumbat lendir ini terbentuk pada awal kehamilan dan akan keluar pada saat menjelang persalinan.

Ini akan terlihat seperti cairan kuning yang diwarnai dengan darah. Keluarnya sumbat lendir ini dapat terjadi hitungan minggu atau bahkan jam sebelum persalinan dimulai. Hal yang penting diperhatikan adalah ada atau tidaknya gejala persalinan lainnya.

3. Jaga Asupan Protein dan Vitamin B6

Vitamin B6 dan protein adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan di trimester ketiga kehamilan ini.

Protein berfungsi untuk menunjang pembentukan sel-sel tubuh. Ini akan membantu mendukung perkembangan otak janin. Sedangkan vitamin B6 bertugas untuk mendukung protein agar lebih maksimal digunakan oleh tubuh.

4. Menggunakan Maternity Belt

Maternity belt dapat menjadi salah satu solusi bagi ibu yang merasakan nyeri panggul.

Kondisi ini merupakan kondisi yang tidak bisa dihindari, namun ibu dapat mengurangi ketidaknyamanan dengan beberapa cara. Selain menggunakan maternity belt, cara lain untuk mengatasi nyeri panggul adalah:

  • Mandi air hangat
  • Pijat prenatal untuk menenangkan otot

5. Kenali Gejala Persalinan Dini

Memasuki trimester ketiga ini, calon orang tua sebaiknya mengenali berbagai gejala dan tanda-tanda persalinan dini. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, meskipun kehamilan Anda bukan tidak diindikasikan sebagai kehamilan berisiko sebelumnya.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda persalinan dini:

  • Kontraksi secara berkala yang semakin berdekatan (harus bisa membedakan kontraksi ini dengan kontraksi braxton hicks).
  • Air ketuban pecah (dalam jumlah sedikit maupun banyak)
  • Keputihan berdarah atau kecokelatan.

Jika tanda-tanda ini muncul, segera pergi ke rumah sakit atau klinik tempat Anda ingin melahirkan.

Baca Juga: Persiapan Persalinan yang Wajib Diperhatikan, Harus Bawa Barang Apa Saja?

6. Menyiapkan Tas Melahirkan

Tanda akan melahirkan dapat terjadi dalam waktu yang cepat. Maka dari itu, di minggu 36 ini, Anda dan pasangan sudah harus selalu siap dan siaga untuk berangkat ke rumah sakit kapanpun.

Barang yang harus dipersiapkan bukan hanya untuk bayi dan calon ibu saja. Ayah yang akan menunggu di rumah sakit juga perlu mempersiapkan barang pribadinya yang siap dibawa kapan saja.

 

  1. Anonim. 36 Weeks Pregnant. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-36.aspx. (Diakses 25 Juni 2020).
  2. Schaeffer, Juliann. 2017. 36 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/36-weeks-pregnant. (Diakses 25 Juni 2020).
  3. Silver, Natalie. 2018. 33 Weeks Pregnant: Symptoms, Tips, and More. https://www.healthline.com/health/pregnancy/33-weeks-pregnant. (Diakses 25 Juni 2020).
  4. Weiss, Robin Elise. 2018. How to Protect Your Baby From Group B Strep. https://www.verywellfamily.com/how-to-protect-your-baby-from-group-b-strep-gbs-2758893. (Diakses 25 Juni 2020).

Itulah tadi informasi mengenai Hamil 36 Minggu, Posisi Kepala Bayi Sudah di Bawah oleh - klinik24jam.online dan sekianlah artikel dari kami klinik24jam.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

0 Comments